Tips Memilih Perabotan Kamar Anak Perempuan

Apa yang menarik dari anak-anak selain usianya? Ukurannya tentu. Mereka kecil sehingga semua perlengkapannya pun mungil, demikian pula dengan perabotan kamar anak. Kamar untuk anak kita tidak perlu terlalu besar karena mereka nanti malah takut tinggal di situ sendirian. Padahal kita ingin mereka belajar menempati  kamarnya sendiri. jangan terus-menerus indekost di kamar tidur orang tuanya.

Karena masih kecil, daya motorik anak-anak juga tidak sebesar orang dewasa. Mereka belum kuat mengangkat atau memindahkan barang. Sebab itu perabotan kamar anak harus terbuat dari bahan yang  ringan namun kuat supaya tidak mudah hancur atau patah. Kemudian mereka juga belum dapat bergerak dengan leluasa karena keseimbangan gerakan tubuhnya masih belum cukup. Mereka mudah terjatuh  sekalipun tidak ada apa-apa di lantai. Karena itu semua peralatan kamar tidur anak harus tumpul sudut- sudutnya dan halus permukaannya sehingga tidak mengakibatkan luka parah apabila terbentur.

semakin cepat si anak dapat mengatur dirinya sendiri semakin baik. Karena itu mereka bukan hanya harus dididik untuk mengurus dirinya sendiri melainkan juga harus  dipermudah melakukannya. Untuk itu semua perabotan kamar tidur anak harus mudah dicapai dan dipakai. Lemari pakaiannya misalnya, harus mudah dibuka dan ditutup sementara laci-lacinya harus mudah ditarik dan didorong kembali. Tuntutan tersebut dengan sendirinya memerlukan penanganan khusus dalam pemasangan daun pintu lemari dan kotak laci tersebut. Engsel serta pengaitnya harus benar-benar lancar dan tidak boleh macet supaya jari’jari tangan si anak tidak terjepit. Selain itu tubuh anak kita sebetulnya tidak tahan benturan. Karena itu semua perabotan kamar anak perempuan sebaiknya diberi pelapis yang empuk dari bahan yang ringan dan elastic.

Banyak orang tua yang percaya bahwa desain cat kamar anak anak untuk anak-anak kecil mereka sebaiknya diberi warna cerah, dengan berbagai kombinasi yang memberi nuansa ceria. Sebetulnya anak kecil belum dapat menangkap nuansa warna karena daya persepsi mereka masih belum berkembang. Kepercayaan seperti itu sebenarnya merupakan aspirasi orang dewasa. khususnya desain kamar anak-anak . Mereka menganggap dunia anak-anak sebagai dunia yang seharusnya tidak rumit dan kompleks dan atas dasar itu kemudian menciptakan lingkungan bagi anak-anak melalui permainan warna warna cerah. Jadi, orang dewasalah yang sebetulnya menciptakan dunia ideal bagi  anak-anak tersebut padahal bagi mereka hal itu tidak penting. Yang lebih penting untuk dipahami orang tua adalah bahwa  seorang anak belum mempunyai persepsi yang utuh mengenai ruangan.

Mereka belum dapat memperkirakan jarak, juga kedalaman (depth). Warna adalah salah satu sarana kita untuk melatih persepsi mereka karena berbagai kombinasinya dapat menghasilkan sejumlah petunjuk (clues) bagi anak-anak untuk memperkirakan jarak dan kedalaman tadi. Dengan demikian prosesnya harus dibalik. Jangan dimulai dari apa yang kita inginkan untuk anakanak kita melainkan apa yang sebaiknya diberikan kepada mereka. Misalnya. apabila kita ingin mencegah mereka bergerak terlalu jauh ke satu arah tertentu di dalam kamarnya, maka dinding di arah tersebut kita beri warna  yang tidak menarik mereka ke situ. Demikian pula sebaliknya.  desain kamar anak anak minimalis bukan hanya berkesinambungan dengan interior nya saja bertema anak-anak, tetapi cat tembok juga mempengaruhi kenyamanan dan kondisi mental pada anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *