Ragam Contoh Desain Keramik Lantai Rumah

Keramik berasal dari kata “keramos” yang dalam bahasa Yunani berarti segala barang yang terbentuk dari tanah liat. Bila dilihat dari sejarahnya, seni desain keramik lantai rumah merupakan seni tertua sebelum kultur Iogam yang berkembang sejak 3000 tahun sebelum Masehi. Dahulu di kawasan Timur Tengah banyak dipakai peranti masak dan peranti makan dari keramik sebagai peralatan manusia agar hidup lebih beradab. Lalu pemakaiannya berkembang di abad ke-12 dan abad ke-13 yaitu menjadi benda-benda yang berfungsi sekunder misalnya untuk dinding, hiasan, patung dan perlengkapan saniter.

Ketika itu desainnya masih dan dimaksudkan untuk menunjang peradaban manusia modern, Kemudian perkembangan seni desain keramik semakin meluas sampai ke Mesopotamia, Mesir dan Cina, Jepang dan Jerman membuat produk keramik yang disesuaikan dengan iklimnya yang sangat dingin dengan membuat produk keramik yang keras dengan pori-pori yang sangat rapat agar koefisen muainya sangat rendah. Untuk keperluan tersebut dibuat keramik yang berbahan dasar tanah liat putih yang lebih sukar didapat sehingga harga jualnya tinggi.

Selanjutnya ltalia yang iklimnya lebih hangat berinovasi dengan membuat keramik yang berbahan dasar tanah liat merah yang lebih mudah di- dapat di alam sehingga dapat menurunkan harga Jualnya. Akhirnya keramik berbadan merah ini menjadi piyakan awal berkembang- nya teknologi keramik dan Italia menjadi pusat informasi desain produk keramik Awal tahun 1974 diluncurkan teknologi keramik melalui proses pembakaran singkat (30 menit).

Sejarah perkembangan keramik di Indonesia diawali dengan produk pecah belah yang dirintis oleh 3 produsen di era sebelum Perang Dunia ll Era tahun 1953 dan tahun 1954 produksi keramik berkembang berupa produk porselain karena bahan ini identik dengan porselain untuk pecah belah berbahan dasar tanah liat putih yang diberi lapisan glazw. Produk ini dicetak beru- kuran 11cm x 11cm untuk aplikasi pada dinding kamar mandi. Baru setelah periode tahun 1977 produk berkembang ke fungsi lainnya yaitu keramik lantai dengan desain yang lebih beragam yang diprakarsai oleh Super Italia. Keramik Indonesia memiliki prospek bisnis yang cerah karena kebutuhan keranik untuk pasar domestik yang sangat tinggi. Dibandingkan dengan produk penutup lantai lainnya.

Keramik merupakan material penutup lantai dan penutup dinding yang paling sesuai untuk bangunan di negara tropis. Sifatnya yang tidak berpori sangat ‘cocok untuk daerah yang kelembapannya tinggi seperti IndOnesia Keramik memiliki kekuatan yang mampu menahan beban berat Lapisan glazur yang menutupi permukaannya tidak me- resapkan air sehingga lebih higienis. Itulah sebabnya keramik menjadi pilihan yang tepat untuk penutup lantai dan dinding.

Selain itu sifat dingin dari permukaan keramik dapat meredam panasnya udara tropis. Kendala teknis yang dihadapi saat ini oleh produsen keramik Indonesia yaitu ter- batasnya pasokan bahan bakar gas. Adapun bahan bakar gas merupakan bahan bakar terbaik untuk proses pembakaran keramik. Bahan bakar gas menimbulkan pemanasan yang rata dan tidak meninggalkan residu sehingga kualitas keramik terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *