Menghitung Rencana Anggaran Biaya Renovasi Rumah

Penghitungan rencana anggaran biaya renovasi rumah harus dilakukan sebelum renovasi agar dalam pelaksanaannya nanti tidak akan terjadi kekurangan atau kelebihan material. Penghitungan biaya bisa dimulai dari penghitungan volume pekerjaan. Dari penghitungan volume ini, pemakaian material bisa dihitung sehingga dana yang akan dikeluarkan bisa dipersiapkan terlebih dahulu, dan pemborosan pemakaian material juga bisa diminimalkan.

Dari volume pekerjaan ini, Anda selanjutnya bisa menentukan pembelian materialnya, mana yang harus dibeli terlebih dahulu, mana yang bisa dibeli secara bertahap. atau apa yang bisa dibeli dan dikerjakan belakangan apabila dana yang Anda miliki terbatas. Sebagai acuan, berikut ini adalah salah satu contoh rumah yang telah dikembangkan beserta penghitungan volume pengerjaannya.

perkiraan biaya pekerjaan ini adalah perhitungan berdasarkan harga borongan tukang dan material. jadi apabila akan melakukan belanja sendiri. volume tersebut di atas bisa dijadikan patokan untuk membeli material.

Memilih pelaksana pembangunan

mengerjakan renovasi atau pembangunan rumah bisa dilakukan dengan beberapa cara. masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangannya. tinggal anda sendiri yang memutuskan cara yang paling sesuai dengan kondisi anda.

  1. Sistem borongan

Dengan cara ini, Anda dapat menghe- mat waktu karena pekerjaan semua diserahkan kepada pemborong, baik pembelian barang maupun jasa pelaksanaannya. Kelemahannya ada- lah biaya yang harus Anda keluarkan akan lebih mahal karena diskon yang sering kali diberikan oleh penjual material menjadi milik pemborong. Anda hanya tinggal memeriksa kua- litas pekerjaan, jadwal penyelesaian, dan pembayaran apakah sesuai den- gan prestasi yang telah disepakati dalam perjanjian pemborongan. Da- lam sistem borongan, harus dibuat perjanjian atau kontrak yang beri- sikan perincian pekerjaan dan nilai pekerjaannya.

Anda juga tidak perlu harus mengawasi para pekerja atau tukang satu demi satu karena pem- borong telah menempatkan mandor atau pengawas dan kepala tukang di proyek. Dengan sistem ini, pekerjaan bisa lebih cepat selesai karena se- mua nilai pekerjaan sudah termasuk di dalamnya sehingga apabila diper- lukan, pemborong harus melakukan pekerjaan lembur untuk bisa menye- lesaikan pekerjaan sesuai perjanjian.

  1. Sistem cost and fee

Sistem ini tetap bisa menggunakan jasa pemborong. Anda membayar kepada pemborong semua nilai material yang dibeli oleh pemborong ditambah dengan ongkos tukang dan beberapa persen jasa pengawas pemborong. Cara ini hampir sama dengan sistem borongan, hanya Anda bisa mengetahui semua pembelian material yang dibeli oleh pemborong.

Anda bisa juga melihat di proyek apakah jumlah dan kualifikasi tukang yang bekerja sesuai atau tidak dengan tagihan yang harus Anda bayarkan. Cara pembayaran sistem borongan dan cost and fee bisa dilakukan dengan berbagai perjanjian, yaitu dibayarkan seluruhnya pada akhir proyek, dibayarkan secara berkala sesuai pekerjaan di lapangan (prestasi di lapangan), atau dibagi dalam beberapa kali pembayaran yang telah ditentukan bersama.

  1. Pembayaran harian tukang

Untuk sistem ini, Anda harus mengawasi sendiri pekerjaan tukang karena mereka bekerja berdasarkan pembayaran setiap hari. Di sini Anda juga harus melakukan pembelian material sendiri sesuai kebutuhan dan permintaan di proyek. Keuntungannya adalah Anda bisa menekan biaya pembelian dan pemakaian material karena Anda bisa mengawasi pemakaian material tersebut. Juga diskon yang diberikan oleh penjual material bisa menjadi milik Anda.

Namun, dengan sistem ini, Anda harusĀ  meluangkan banyak waktu untuk mengawasi pekerjaan tukang serta memeriksa kualitas pekerjaan dan pengadaan material. Dengan sistem harian seperti ini, sering kali tukang memanfaatkan kelemahan Anda. seperti pekerjaan dilambat-lambatkan atau sengaja melapor material habis pada sore hari sehingga pekerjaan tertunda karena harus menunggu datangnya material keesokan harinya. Namun dengan sistem ini, Anda juga bisa mendapatkan kualitas pekerjaan yang lebih baik karena para tukangĀ  biasanya tidak terburu-buru dalam bekerja.

Sistem mana yang akan anda pilih dalam mengerjakan pengembangan atau renovasi rumah anda, bergantung pada dana, waktu dan kemampuan anda mengawasi seluruh pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *