Desain Rumah Tradisonal Bali Modern 1 Dan 2 Lantai

KET GAMBAR : Garis-garis tegas pada massa dan fasade meniadi cirri aft deco tropis

KET GAMBAR : Ruang keluarga yang berada satu level dengan ruang makan, terlihat lapang dalam ruang yang terbatas karena ketinggian langit” langit yang sangat memadai, sekitar 3,6 m.

KET GAMBAR : Ruang tamu mendapat jatah  yang cukup kecil bagi rumah ini, Ubin PC yang terlihat teksturnya, dipasang pada hampir seluruh rumah.

KET GAMBAR : A) Ruang makan ini berada dibawah level ruang tamu dengan terapan split level. Langgam art deco terlihat pula pada garis tegas pintu dan iendela (KANAN)  B) Pantry yang fiudah dicapai, iuga dipasang mozaik pada dindingnya sehingga tetap mempunyai spitit yang sama (BAWAH)

Sering kita mendengar ungkapan East meets West, tidak saja dalam bidang arsitektur dan interior tetapi juga dalam dunia mode. Ungkapan ini berarti bahwa sesuatu yang berasal dari Timur bertemu dengan unsurunsur dari Barat, kemudian “berpadu” dan menghasilkan satu ciri tersendiri.

Ungkapan east meets west ini ternyata dapat diberlakukan terhadap sebuah desain rumah bali modern 2 lantai yang terletak di kawasan Bintaro, Jakarta. Terilhami oleh gaya art deco (Barat) dan unsur budaya Bali (Timur), Diana Dewi sebagai pemilik rumah meminta Doni Fireza, dari Triangga Sanga Mandala untuk mewujudkan segala ide yang telah lama ada dibenaknya. “Dalam proses mendesain, saya menyerap ide-ide dari pemilik yang tertarik terhadap gaya Bali dan gaya rumah-rumah tua di Bandung yang sebagian besar bergaya art deco” , ungkap Doni, arsitek muda yang menyelesaikan S2-nya di ITB ini. Secara keseluruhan rumah tersebut dapat dikatakan menganut desain rumah bali modern atau tropical art deco (perpaduan dari vernakular Bali dan arsitektur modern).

Diana Dewi sebagai pemilik rumah, dan keluarganya yang senang melancong ke berbagai daerah terutama ke Bali, terinspirasi oleh keindahan arsitektur Bali. Oleh Doni, arsitekturgaya Bali ditekankan pada massa bangunan yang ditonjolkan seperti menara kulkulyang kerap ditemui di pura-pura Bali. Konsep Bali ini juga menerapkan perbedaan tegas antara kaki bangunan, badan bangunan dan kepala bangunan seperti konsep vernakular Bali yang selalu membagi orde pada garis vertikal bangunannya.

Kemudian, pengaruh gaya arsitektur art deco yang cukup kuat pada rumah Diana, berasal dari keinginannya seteiah banyak melihat arsltektur art deca pada bangunan bangunan tua yang jumlahnya masih cukup banyak di Bandung, terutama di jalan Braga yang terkenal itu. Akan tetapi, gaya tersebut dioLah oleh Doni sebagai arsitek yang cl beri tugas oleh Dlana, menjadi gaya art deco trop s dengan ciri ciri tertentu.

Spirit art deco tropis, dapat dilihat dalam garis garis yang tegas pada penataan massa bangunan. jika dilihat secara menyeluruh, bangunan tersebut sepertl disusun dari blok blok massa yang di tata dengan konsep art deco Dl Barat. pada awaL konsep tersebut muncul ketika itu belum banyak terdapat unsur dekoratifnya, seperti yang terllhat pada fasade bangunan rumah ini.

Jika ditilik dari kebutuhan ruang, Diana menginginkan ruang yang memadai untuk semua kegiatan penghuni rumah lahan yang terbatas. tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan ruangan yang di inginkannya. Penerapan split level yang terlihat cukup menonjol pada beberapa ruang merupakan konsekuensl dari ruang-ruang yang direncanakan dengan maksimal dalam keterbatasan lahan

Jika ditanya kepada pemilik, material apakah yang cukup unik yang diterapkan pada bangunannya? Jawabannya adalah ubin PC. Ubin PC berwarna hijau dari Bogor ini menurut saya sangat unik. karena sekarang sudah susah didapat Selain

kualitasnya baik karena cukup tebal, harga ubin ini juga cukup murah, sekitar Rp.25.000/m”, papar Diana yang juga seorang desainer interior handal dan kolektor barang barang unik yang langka dari berbagai daerah dan negara. Selain itu, kusen yang dipakai pada hampir seluruh ruangjuga didapat dari “perburuannya”. “Kusen jati ini saya dapatkan dari bongkaran rumah-rumah Belanda di Madiun, Jawa Timur”, tambah Diana lagi. Tidak ketinggalan pula, keramik mozaik yang dipakai pada kamar mandi dan pantry yang mengingatkan kita pada era 70-an, karena saat itu pemakaian mozaik per nah beqaya.dalam dunia interior.

desain rumah bali modern 1 lantai dengan interiornya yang cantik dan selalu rapi ini, juga mempunyai spirit yang sama dengan fasadenya. Material kayu dan produk interior hasil kreasi Diana sendiri, menunjukkan konsistensi gabungan kedua gayayang diterapkan tadi. Beragam perangkat interior, ditata Diana dengan cita rasa yang tinggi terhadap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *