Desain Rumah Mediterania Modern 2 Lantai Terbaru

rumah mediterania modern – Gaya klasik arsitekture dan interior dimulai di eropa sejak zaman romawi kuno. Kemakmuran dan kepercayaan kepada dewa-dewa yang di gambarkan sebagai manusia yang bentuk tubuhnya sempurna, menjadi tema utama, penggunaan jenis batu seperti batu marmer untuk bahan bangunan dan untuk patung banyak di pakai di jaman itu.

seni (muisik romawi erat kaitannya dengan seni yunani, yang berkembang sejak sebelum Masehi. Salah satu contohnya adalah bangunan berbentuk bulat Parthenon dengan tiang bergaya Doria yang dibangun tahun 448 SM sampai dengan tahun 432 M.Tiang-tiang yang menopang bangunan juga terdapat pada beberapa gaya seperti gaya Doria, lonia, Gaya Corinthia dan variasinya. Yang tertua adalah gaya Doria.

Gaya rumah mediterania modern ini tidak ada dasar tiangnya (umpak), badan tiang Iurus, dengan kepala tiang berbentuk persegi polos . Gaya lonia umpaknya bulat, badan tiang mengecil ke atas, berkesan lebih langsing dengan kapitel yang tidak lebar clihias bentuk lengkungan yang disebutvolutes.

Gaya lonia ini biasanya terdapat di daerah dekat pantai di daratan Asia Kecil yang dipengaruhi budaya Mesir dan Asia. Pada gaya Corinthia pengerJaan bagian kapitelnya lebih lebar daripada gaya lonia dengan hiasan stilisasi daun achantus. yang kadang-kadang beriumpuk sampai ke bagian atap.

Hiasannya melingkar di kepala tiang, sehingga lebih sesuai untuk sudut bangunan yang clapat dilihat sama indahnya dari segala arah. Pada mulanya tiang gaya ini hanya untuk interior. tetapi kemudian juga untuk bangunan di bagian luar mengganti tiang gaya lonia. Sering pula tiangnya tidak polos tetapi dibuat garis-garis vertikal mengikuti tiang sehingga kesannya lebih ringan. Contoh penggunaan tiang gaya ini sudah ada pada tahun 335 SM. Pada zaman itu biasanya bangunan berdenah segi empat dengan tiang-tiang di sekelilingnya.

Ruang ruangnya terletak di bagian dalam dari deretan tiang-tiang. Bangunan biasa didirikan di lahan yang terbuka dan terletak lebih tinggi dari lingkungan sekitarnya. Karena bentuknya simetris dan terbuka, maka bangunan tampak monumental dan dapat dilihat dari semua arah. Dari bangunan rumah mediterania modern ini pada bagian dasar berbentuk segi empat dan simetris ini kemudian bangunan berkembang dengan penggunaan dome atau kubah, vault, dan lengkungan pada pintu, dan jendela. Seni patung, rellef dan hiasan yang lebih rumit berkembang sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan budaya masyarakat kalangan tertentu di Eropa.

Dasar bangunan klasik dari zaman Yunani dan Romawi menyebar ke daerah Mediterania, lnggris. Eropa dan Asia kecil. Pada tahun 3L2 kaisar Romawi Constantin I yang menganut agama Katolik Roma memindahkan ibu kota pemerintahannya ke Constantinopel (sekarang lstambul). Tampak seni hias dari bangunan yang didirikannya mendapat pengaruh seni Mesir dan Asia. Penyebaran agama Katolik mengakibatkan adanya bangunan gereja dengan ornamen yang menggambarkan cerita dari kitab lnjil. Patung-patung dan relief yang dahulu menggambarkan tokoh dewa-dewa, kini menggambarkan tokoh-tokoh yang ada dalam kitab lnjil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *