Desain Rumah Klasik Modern Minimalis 1 dan 2 Lantai

Desain rumah klasik yang mengacu pada langgam klasik kerap memberi kesan “berat”. Untuk menciptakan suasana nyaman dan tidak terkesan “berat”, interior ruangan dapat diberi “sentuhan” oriental yang eksotis diantaranya dengan melalui pilihan furnitur dan aksesoris khas Cina, keharmonisan gaya klasik dan orental terwujud pada kediaman Rico dan Amelia Suryawilayayang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pada tahap awal, arsitek Jasin Tedjasukmana menyusun desain rumah klasik minimalis ini di buat elemen bangunan dalam pola simetris dan bentuk kotak-kotak geometris, Jendela tanpa lubang angin dan langit-langit ruangan yang tinggi menegaskan kesan megah, Ornamen dekoratif khas gaya klasik seperti isi dari gipsum tetap menghias langit- langit gantung (dropped ceiling), kusen dan daun pintu namun dalam bentuk yang lebih sederhana, Finishing suasana ruangan dipilih bernuansa lembut yatu pada marmer warna krem dan cokelat kayu dengan menonjolkan keindahan corak dan warna material.

Untuk memberi aksen yang menarik desainer interor Rudy Dodo merancang deta ruangan khas oriental, desain rumah klasik minimalis 1 lantai ini terlihat Ketika memasuki rumah, kita akan menemui foyer dimana salah satu dindingnya dilapisi veneer kayu bermotif dilengkap dengan mela ant k dari Korea serta sangkar burung dari kayu, Kemudahan, kita akan menemui ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan, area tangga dan sebuah ruang multifungsi.

Ruangan uas rn disi dengan seperangkat sofa bergaya simple modern dan kursi mode horseshoe back dari masa dinasti Ming, Material khas Asia seperti sutra Thailand pelapis sofa dan kayu rosewood dengan finishing lacquer untuk furnitur mempertegas nuansa oriental Aksesori seperti gorden dar kan beludru ungu tua dan pelap s bantal kurs dari kain sutra ungu muda memberi aksen d antara dominasi warna krem dan off white dalam ruang duduk, Terinspirasi oleh bidang penyekat dari kayu berukir (carved latticework) yang kerap menghiasi jendela.

Ruangan luas ini di isis dengan seperangkat sofa bergaya simple modern dan kursi model horseshoe back dari masa dinasti ming rumah tradisional Cina. Dodo menerapkan gars-garis geometrs dan bentuk-bentuk kubus yang sengala dibuat minimalis sebagai ornamen dinding ruang makan, Sebagai aksen, Dodo membuat ceruk pada d nd ng sebagai tempat menggantung koeksr uksan pemlik, Sentuhan oriental di area makan ini tampak melalui cat dinding warna cinnabar red, lampu gantung dar kuningan dan folding screen dari kayu, desain rumah klasik modern 2 lantai dapat di lihat di area tangga, nuansa klasik kembali terasa.

Hadir tangga setengah melingkar, yang pagarnya dari besi berulir dan ornamen batu alam yang menghtas taman kering di samping area tangga, Saat tiba di lantai atas, kita akan memasuki semacamselasar yang menjadi area transit menuju kamar-kamar tidur. Untuk menghindari kesan sempit dan gelap, arsitek membongkar dinding penyekat antara selasar dengan ruang kerja dan merancang sebuah skylight berukuran besar dengan kaca jenis sandblast.

Pada langit-langit selasar, Hasilnya menjadi “dramatis”, Ruangan selalu terang oleh cahaya alami dan pemllik dapat menikmati perubahan cuaca melalui “sepotong langit” di plafon. Untuk menegaskan kesan spesial pada area ini, desainer rnterior Dodo melapisi lantai, kolom dan balok di selasar dengan kayu jati serta membuat rak buku terbuka di ruang kela dari bahan yang sama.

Panel kayu ini juga dipakai untuk menghias kepala tempat tidur dan hampir seluruh elemen interior di ruang rias seperti lemari dan bingkai cermin berukuran besar, Sebagai aksen, Dodo kembali membuat ceruk pada dinding selasar sebagai tempat memajang lukisan. Untuk mengekspos keindahan serai kayu dan keunikan benda seni, Iampu jenis indirect lighting dipasang pada rak buku dan dropped celling sedangkan lampu meja dan spotlight menghias area selasar dan kamar tidur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *