Contoh Desain Meja Reseptionis Minimalis Paling Banyak Diminati

Tata lelak furniture di lantai dua dan lantai tiga tetap konsisten dengan permainan garis miring. “Bidang miring ini saya gunakan agar tidak membosankan dan agar desain totalnya lebih dinamis” ujar Dani.

Keinginan Hamdan, pemilik kantor ini adalah mengutamakan first impression yang kuat, sehingga penggunaan permainan garis miring serta low-cos material membuahkan suatu citra perusahaan yang playful but serious dan sejajar dengan falsafah bahwa klien adalah nomor satu.

Pada ruang resepsionis , dirancang desain meja resepsinis setengah Iingkaran dengan finishing silver ditunjang sofa-sofa besar berlapis kulit hitam untuk memberi kesan modern. Permainan garis miring di sini terlihat pada beberapa bagian elemen interior seperti pada partisi yang membagi ruang ini dengan ruang-ruang di belakangnya.

Pola lantainya pun dimiringkan untuk memberi kesan konsistensi pada desain meja resepsionis yang minimalis. Kantor Konsultan yang homey Kantor yang sejak tahun 1997 telah membuahkan berbagai karya bergaya art deco dengan sentuhan etnik ini mengutamakan first impression yang kuat disamping berkesan nyaman (homey), terlihat dengan penampilan kayu dan berbagai batu alam yang biasa dipakai untuk rumah tinggal. lr. Harry Gon sang arsitek yang pernah mendesain unit perumahan murah, berpatokan pada prinsip penggunaan material yang sederhana tetap dimaksimalkan dengan desain yang menarik.

Kantor ini telah menerapkan prinsip tersebut. Untuk mengurangi biaya digunakan bingkai aluminium yang sangat praktis untuk diaplikasikan dengan tripleks dan dilapis dengan kayu jati untuk pembuatan meja, pintu dan berbagai partisi.Untuk pembagian ruang dibuat dinding-dinding dari gypsum board. Materi batu alam sengaja dipilih agar lebih mudah dalam pemeliharaan. “Konsep Lowmaintenance dan biaya yang efektif saya terapkan pada desain saya. Sebenarnya suatu desain yang bagus tidak perlu menggunakan material yang mahal , “ ujarnya ketika berbincang dengan Griya Asri.

Lantai dasar pada awalnya digunakan sebagai kafe yang sering dikunjungi ekspatriat dari Korea yang tinggal di sekitar perumahan Raffles Hills. Kini lantai tersebut dipakai sebagai tempat penjualan berbagai jenis bingkai (frame) sambil menunggu selesainya pembangunan mall di daerah itu.

 

Penerapan gaya art deco dengan tata letak yang efisien serta pencahayaan yang terencana dengan baik pada ruang ini tampil menarik. Pada dasarnya, ruang resepsi berada di bagian tengah, juga dengan lengkungan yang sifatnya untuk menampung tamu. Ruang tunggu dilengkapi dengan bangku dan tempat duduk lainnya.

Kata sang pemilik contoh desain meja resepsionis tidak harus berkesan mewah dan megah, intinya pelanggan / pengunjung bisa merasa nyaman saat berkomunikasi dengan resepsionisnya.Penggunaan kusen aluminium dan kaca lebar di ruang direktur membuat ruang terasa lebar. Sengaja didesain demikian untuk memudahkan Harry mengontrol karyawannya. Lay-out yang dibuat untuk kantor ini memang sangat efisien ditunjang dengan penggunaan material yang sederhana dan desain yang ekspresif sehingga memberikan kesan serius bagi mereka yang masuk ke dalamnya.

Memang kedua kantor yang dibahas diatas sangat berbeda desainnya, tetapi ada kesamaannya yaitu berpatokan pada prinsip penggunaan bahan yang murah (low cost material) dan mudah merawat nya (maintenance free) yang diterapkan para desainer ini. Bahkan dengan material yang sederhana, ruang-ruang yang tercipta dapat mengangkat gengsi kantor-kantor tersebut di mata tamu yang berkunjung, sesuai dengan citra perusahaan, yang ingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *